Monitoring dan Evaluasi Bansos Provinsi Jawa Barat Tahap 1 untuk Kec. Lakbok Kab. Ciamis

Pada Rabu 24 Juni 2020 Tim Monev dari Dinas Provinsi Jawa Barat Melakukan Monitoring dan Evaluasi Bansos untuk penanggulangan pandemi covid 19 Provinsi Jawa Barat Tahap 1 di Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis, yang bertempat di Aula Kecamatan Lakbok.


Pada kesempatan tersebut di hadiri oleh Kepala Dinas Sosial Jawa Barat Bapak dr. H. Dodo Suhendar, MM., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat Bapak Ir. H. Jafar Ismail, MM., Kepala Dina Sosial Kabupaten Ciamis Bapak Drs. H . Agus Kurnia Kosasih, SH., M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Bapak Johan, Muspika Kec. Lakbok, Camat Kecamatan Lakbok Ibu Wiwik Dewikoraningsih, SH., M.Si., Seluh Kepala Desa se-Kecamatan Lakbok, Ketua RT/RW Desa Sukanagara, Pendamping PKH Kecamata Lakbok, Pendamping Desa, TKSK Kecamatan Lakbok, Tagana Kec. Lakbok, Para Penerima Bansos Provinsi dan lain lain

Sambutan yang pertama di sampaikan oleh Ibu Camat, beliau mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat dan segenap jajarannya sebagai Tim Monev Banprov Jawa Barat Tahap 1, atas kehadirannya di Kecamatan Lakbok. Dalam sambutannya Ibu Camat Menyampaikan Bansos Provinsi yang sudah terrealisasi baru 4 desa, adapun 6 desa yang lain menunggu bansos provinsi akan turun.

Kemudian TKSK Kecamatan Lakbok yaitu Bapak Gunawan, S.Pd. menambahkan bahwa "Banprov yang sudah terrealisasi di 4 desa di kecamatan Lakbok di salurkan melalui Pos Kecamatan Lakbok yaitu berupa sembako dan uang tunai sebesar Rp. 150.000".

Selanjutnya dari anggota DPRD Kab. Ciamis Bapak Johan menyampaikan banyak hal terkait Bansos Provinsi dan permasalahan permasalahan yang terjadi di Kabupaten Ciamis. Dalam Kesempatan tersebut Bapak Johan menyampaikan pesan dari Bupati Ciamis, bahwa Kabupaten Ciamis membutuhkan alat Rapid Tes Covid dan Swab walau dalam laporan data positif covid 19 di Kabupaten Ciamis hanya terdapat sebanyak 11 orang, karena kemungkinan lebih dari itu. Selanjutnya beliau juga menyampaikan bahwa "pada bulan September masyarakat mulai hidup berdampingan , berdamai dengan covid-19 dalam situasi yang di sbeut new normal"

Pada sambutan yang terakhir Bapak Kepala Dinas Sosial Prvinsi Jawa Barat yaitu Bapak dr. H. Dodo Suhendar, MM. menyampaikan beberapa hal terkait bansos provinsi, yaitu bahwa data penerima bansos provinsi diambil dari DTKS dan Non DTKS. Setiap daerah berbeda beda dalam merespon data usulan penerima bansos provinsi. Pesannya Perbaiki data melalui aplikasi yang tersedia dari kemensos, sehingga data benar benar update dan tidak salah sasaran. Selanjutnya beliau menyampaikan Bansos Provinsi Tahap 2 akan di kucurkan minggu depan pada bulan juni 2020 ini. Terakhir beliau berpesan bahwa perbaiki data pada aplikasi yang disediakan Kemensos, karena segala jenis bantuan nantinya datanya akan diambil dari aplikasi tersebut, baik itu PKH, Program Sembako, Listrik Gratis, Program Rutilahu, Bantuan Pendidiakn dan lain lain.

Penulis SWD


Posting Komentar

0 Komentar